Wednesday, October 16, 2013

Psikologi & Teknologi Internet (Peran Sosial Individu)

I. Pendahuluan

    Latar Belakang
Di dunia ini kita sudah mengenal yang namanya internet. Suatu media yang sering kita dengar dan bahkan penggunanya sudah mencapai lebih dari ratusan juta manusia. Banyak dari pengguna internet ini dipakai untuk keperluan pribadi sampai untuk keperluan pekerjaan. Di dalam peran sosialnya sendiri khususnya di bagian individu hal semacam itu mungkin termasuk sensitif karena tidak banyak pengguna internet yg melakukan googling untuk hal-hal yang positif justru ke hal-hal yang negatif.
Bagaimana analisa dan penjelasan lebih dalam mengenai topik di atas? Apakah sangat baik untuk setiap individu atau tidak? Bagaimana cara mengatasi hal-hal negatif di dalam peran individu tersebut?

II. Analisa & Pembahasan

     Perilaku prososial atau tolong menolong dalam kehidupan sehari-hari dapat dipahami sebagai segala perilaku yang memberi  manfaat pada orang lain. Tingkah laku prososial (Prosocial Behavior) dapat diartikan juga sebagai segala tindakan apapun yang menguntungkan orang lain. Secara umum istilah ini diaplikasikan pada tindakan yang tidak menyediakan keuntungan langsung pada orang yang melakukan tindakan tersebut, dan bahkan mengandung derajat resiko tertentu (Baron & Byrne, 2005). 
Batson (dalam Taylor. dkk, 2009) mengemukakan prosocial behavior (perilaku prososial) adalah kategori yang lebih luas, ia mencakup pada setiap tindakan yang membantu atau dirancang untuk membantu orang lain, terlepas dari motif si penolong.  Banyak tindakan prososial bukan tindakan altruistik. Berbeda halnya dengan istilah  altruisme  yang sejati adalah kepedulian yang tidak mementingkan diri sendiri  melainkan  untuk kebaikan orang lain (Baron & Byrne, 2005). Altruisme adalah tindakan sukarela yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang untuk menolong orang lain tanpa mengharapakan imbalan apapun, kecuali mungkin perasaan telah melakukan kebaikan,  Perilaku prososial bisa dimulai dari tindakan altruisme tanpa pamrih sampai tindakan oleh pamrih atau yang di motivasi kepentingan pribadi (Taylor. dkk, 2009).

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Prososial
Secara garis besar ada dua hal yang mempengaruhi tindakan perilaku prososial, yakni: 
a.  Pengaruh faktor situasional
1. Bystander (kehadiran orang lain)
2. Atribusi terhadap korban
3. Nilai-nilai dan norma sosial
4. Model-model prososial
b. Pengaruh faktor dari dalam diri
1. Mood (Suasana Hati)
2. Gender

Di dalam kehidupan sehari-hari kita bisa melihat banyak sekali fenomena-fenomena yang terjadi di dunia ini khususnya di dunia maya. Banyak anak-anak di usia dini yang telah melakukan hal-hal yang tidak diinginkan akibat dari internet, seperti pada saat mereka melihat gambar atau video yang berhubungan dengan kekerasan lalu di dunia nyata mereka dengan beraninya melakukan hal yang sama yaitu melakukan kekerasan terhadap orang lain bahkan teman sebayanya. Hal ini sangat tidak baik dan bagi para orang tua harus memantau dan membimbing mereka agar tidak melakukan kejadian itu lagi.

III. Kesimpulan

       Di dunia ini rentan sekali yang namanya melakukan hal-hal negatif apalagi kalau sudah ada obyek yang membuat orang-orang rasa ingin tahunya mulai muncul. Internet, ya media ini adalah salah satunya. Bagi orang dewasa menggunakan internet ini memang wajar-wajar saja karena mereka mempergunakannya hanya untuk dunia pekerjaan tetapi kalau yang mempergunanya adalah anak usia dini ini sangat bahaya, karena keingintahuan yang sangat tinggi sehingga mereka rentan sekali untuk melakukannya. kalau sudah begitu ada baiknya orang tua membimbing mereka atau mendidiknya dengan baik agar anak-anak ini tidak terjerumus ke dalam lubang negatif sebelum kejadian fatal menghampiri mereka.


No comments:

Post a Comment