Wednesday, June 24, 2015

BERIKAN KABAR BAIK

Mengapa kau bersedih kawan
Tak usah lara menyelimutimu
Mengapa kau menangis kawan
Tak usah air mata membasahi pipimu
Ikut aku bersenanglah bersamaku

Siapkan hatimu untuk menerima kabar baik
Angkat tangan dan beri salam damai untuk mereka
Tak perlu takut hadapi dengan senyuman
Angkat tangan dan beri salam damai untuk mereka

Inilah kami
Inilah semangat kami
Rangkul pundakmu siap berjalan bersama

Beri semangatmu untuk mereka jadilah dunia menjadi indah

MASIH ADA DI SINI

Aku siapa?
Kamu siapa?
Kalian siapa?
Kita adalah mereka
Sahabatku..
Separuh jiwaku..
Bernyanyilah kawan menarilah kawan

Lepaskan keluh kesahmu
Tinggalkan kesedihanmu
Lakukan semaumu sebebasmu
Bersama kami di sini

SMASHBLAST ada di sini
SMASHBLAST tak kan pergi
SMASHBLAST ada di sini
SMASHBLAST berdiri di sini

Untuk kalian

Thursday, May 7, 2015

Psikoterapi (softskill)

Tugas Minggu IV

Terapi Bermain

Bermain dapat digunakan sebagai media psikoterapi atau "pengobatan" terhadap anak yang lebih dikenal dengan sebutan Terapi Bermain. Bermain dapat digunakan sebagai media terapi karena selama bermain perilaku anak akan tampil lebih bebas dan bermain adalah sesuatu yang secara alamiah sudah terberi pada seorang anak. Terapi bermain juga digunakan sebagai psikoterapi bagi membantu mereka yang mengalami trauma, keresahan dan masalah mental. Terapi bermain adalah satu cara anak-anak meluahkan perasaan mereka dan mencari mekanisme yang dapat membantunya. Anak-anak mengungkapkan lebih banyak tentang diri mereka sendiri dalam bermain, mengkomunikasikan beberapa kebutuhan, rasa takut, dan keinginan yang tidak dapat mereka ekspresikan dengan keterampilan bahasa mereka yang terbatas (Whaley & Wong, 2001 ). Menurut Wong (2001), bermain merupakan terapi pada anak yang menjalani hospitalisasi. Kebutuhan bermain tidak berhenti selama anak sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Hospitalisasi merupakan salah satu penyebab stres bagi anak, terutama disebabkan oleh perpisahan dari lingkungan. Anak yang sedang sakit hampir selalu memperlihatkan sikap yang sangat mudah tersinggung, mudah cemas, pemarah, agresif, penakut, curiga, dan sensitif (Hurlock,1991). Banyak faKor yang menyebabkan reaksi tersebut, antara lain karena cemas berpisah dari orang tua dan faktor usia. Ada beberapa mekanisme koping sederhana yang bisa diajarkan, misalnya relaksasi, menarik nafas, berhitung, memasase tangan, atau menyanyi. Semua teknik tersebut dapat dimodifikasi dengan aktivitas bermain.




sumber :

Tedjasaputra, Mayke .S. (2001). Bermain, Mainan, dan Permainan. Jakarta: Grasindo.

Razhiyah, K.A. (2008). Apa itu Autisme?. Kuala Lumpur: PTS Profesional.

Alfianti, Dera. Tri Hartiti. Amin Samiasih. (2007). Pengaruh Terapi Bermain terhadap Tingkat       Kecemasan Anak Usia Prasekolah Selama Tindakan Keperawatan Di ruang Lukman Rumah Sakit Roemani Semarang. Jurnal Keperawatan Vol. 1 No. 1. Diakses tanggal 7 Mei 2015. Diakses dari http://jurnal.unimus.ac.id/index.php/FIKkeS/article/view/359 

Saturday, May 2, 2015

Yuuk, Kita Mulai Lagi Dari Awal

ada saatnya rindu itu menghampirimu
ada saatnya rasa ingin berjumpa sedang
menghantuimu
sudahlah, kawan...
jangan paksakan kerinduanmu terus disimpan
rapat-rapat di hatimu
aku paham akan ada bayangan ketakutan nantinya
ketika bila saatnya nanti kita kan bertemu kembali
kau takut tak dianggap?

hei, pintu maafmu sudah terbuka dengan lebarnya
sekarang saatnya untuk mmberi sapa
memberi senyuman dan rangkulan kebersamaan
kepada kami yang kau cinta

kawan...
jangan sembunyikan wajah kebohonganmu lagi
mari, pegang erat tangan kita
kita berjalan bersama kembali seperti dulu
kita mulai lagi dari awal

Thursday, April 30, 2015

KAMI ADALAH KALIAN

berawal dari saling melirik
lanjut ke saling senyum
akhirnya saling tertawa bahagia
bersenang bersama merangkul kedamaian
hanya kalian yang kami cinta

kami satu...
kami keluarga...
SMASHBLAST...
kami adalah senyumanmu...
kami adalah semangatmu...
kami adalah kalian...
SMASHBLAST...

di sini di sana dan di mana mana
selalu ada kami untuk kalian
di mata... di mulut...
dan di hati selalu ada nama kami
untuk kalian
satu semangat kami SMASHBLAST

cinta dan harapan tak pernah pupus
teruslah berjalan dan melangkah bersama kami
dengan membawa satu kabar baik bagi dunia
teriaklah cinta damai dan bersenanglah, kawan...

Cahaya Keabadianku

kubuka pintu pada saat ini
tak sengaja ku menatap langit malam
tampak sepi dan tak bertuan oleh sang raja terang
berharap di atas sana ada sang rembulan yang menemaniku
kubebaskan pandanganku ke alam kegelapan
tak kusangka...
seberkas cahaya kecil nan terang menghiasi langit malam
tetapi, sendiri...
dia bercahaya sendirian di sana tak ada teman yang saling sapa
dan berbagi cahaya kehidupan malam

hei, sedang apa kau di situ?
apakah kau ingin menemaniku di sini?
aku harap kau tak merasa kesepian
aku di sini sedang menunggu seseorang
yang entah bagaimana keberadaannya
aku tak tahu saat ini dia berada dimana
aku harap dia juga sedang melihatmu saat ini, cahaya kehidupan
temani dia sekarang
sama seperti kau sudah menemaniku saat ini
aku harap cahaya abadimu bisa mempertemukan
aku dengan dia suatu saat nanti
doakan kami wahai cahaya keabadian

Wednesday, April 22, 2015

Di saat aku mengenalnya

jaman sekarang memang sudah mulai berubah. dari masa sekolah untuk memiliki teman saja sulit, harus beradaptasi cukup lama. buatku. sekarang mereka sudah memiliki dunianya sendiri dengan orang-orang yang lebih mengasihi mereka ketimbang mereka yang dulu selalu ada di sampingnya. aku tidak marah bahkan kecewapun tidak karena roda waktu yang mengubahnya dan terus akan berputar. jangan salahkan waktu atau diri mereka inilah jalan terbaik untuk mereka bukan lagi jalan terbaik untuk kita. aku sadar itu dan hingga kini aku mencoba untuk belajar beradaptasi dan belajar mencari jati diri yang sesungguhnya.
aku memiliki komunitas baru, sudah berjalan 5 tahun dan secara tidak langsung aku memiliki seorang teman yang kebetulan memang satu komunitas denganku dan dia sudah menjadi teman hidup buatku. kurang lebih kita sudah kenal 2 tahun entah kenapa semenjak aku kenal dia ada beberapa pemahaman, mindset, dan naluri yang sama denganku. dia bukan laki-laki yaa :) dia perempuan dan satu tahun di atas aku. tidak hanya di saat event saja kita selalu berbagi cerita dan kebahagiaan justru lebih banyak berbincang di via teknologi dan sosial media. kita seringkali cerita di mana dia dan aku saling bertukar pendapat atau saling membuka diri satu sama lain karena ada rasa kerinduan yang tidak tertahankan entah siapa lagi yang harus didengar dan diberi nasehat, yaa! hanya aku dan dia saja.
aku bukan tipe orang yang selalu terbuka dengan siapapun bahkan untuk menyatakan perasaan saja rasanya sulit sekali. jujur, aku sangat menyayangi kakakku yang satu ini. memang jarak rumah kita terlalu jauh dan dia juga sudah cukup dewasa dan akan segera bekerja nantinya. di saat dia kecewa dan sedih dengan hasil yang dia dapatkan aku berusaha untuk membuat dia tegar dan mengembalikan semangatnya lagi, begitupun sebaliknya. aku tau dia orang yang apa adanya, untuk mengungkapkan sebaris kata saja sulit lagi-lagi aku yang membantu dia untuk menjelaskan apa maksudnya.
2 tahun memang cukup terbilang masih standar atau masih kurang dalam pengalaman tapi, buatku memiliki dia sudah seperti mengenal seseorang lebih dari 5 tahun.
ada di mana masanya aku memikirkan sesuatu yang membuat aku ini mustahil dan buat dia sangat aneh, sebagai adik yang baik dan sayang terhadap kakaknya rasanya aku ingin memberikan dia sebuah kejutan kecil-kecilan, tapi aku sadar aku hanya makhluk yang memiliki kapasitas memori yang standar. bingung. pernah terpikirkan ingin memberikan kejutan itu tapi entah kenapa buatku itu hal yang konyol tapi buat dia mungkin saja sangat luar biasa. memang cukup simple tapi buatku ini adalah sesuatu yang tidak bisa diulang kembali dan akan terus dikenang.
yaa, aku tau. memberi kejutan untuk seseorang yang kita kasihi tidak melulu dengan sesuatu yang mewah, barang-barang yang super mewah, tempat yang mewah belom tentu itu akan menjadi kenangan termanis. barang yang simple atau bisa saja orang terdekat yang cukup sederhana di tempat yang sederhana pula bisa menjanjikan kenangan yang paling luar biasa.
tak perlu sampai berhari-hari, cukup satu hari atau mungkin saja satu menit untuk membuat dia bahagia tak terkira.
aku tak perlu terburu-buru ada waktunya nanti akan datang dengan sendirinya. yang tau hanyalah sang waktu dan Sang Maha Mendengar. Dia tau apa yang kita inginkan, dan Dia tau apa yang seharusnya tidak diperlukan. kita lihat saja nanti apa, bagaimana, dan dimana kejutan itu akan terjadi.