Friday, April 11, 2014

Bertahan Untuk Selamanya

berdiri tegak menatap ke depan
di antara deburan ombak yang tajam
dan cahaya matahari yang sangat kejam
rasa takut, lelah, gelisah
bahkan murka terus menghampiri
entah sampai kapan rasa ini hilang
aku sudah berjanji di bawah tiang langit yang gagah
aku akan terus bertahan untuk menjaganya
aku tidak akan lepas dari "seragam" kebanggaan
"seragam" penuh arti yang mendalam

arti kebersamaan
arti perdamaian
arti rasa solidaritas

tidak ada kata menyerah untuk tetap
bertahan dengan jiwa yang kuat dan hati yang lapang
sampai waktu dan alam berbicara
perjuanganmu telah usai
tetap tegar dan kuat
untuk selamanya

Pengalaman Baru di Dunia Entertaiment Bagi Boyband SMASH

Contoh Kasus Teori Allport

Di tahun 2014 ini marak boyband Indonesia semakin redup dan bahkan sudah tidak terdengar lagi di telinga penikmat musik. SMASH, memang mengawali karier mereka sebagai boyband papan atas yang sudah cukup terkenal di mana-mana termasuk di belahan Asia, tetapi kali ini nama SMASH sudah jarang sekali terdengar di dunia panggung hiburan ada yang mengatakan mereka bubar dan sebagainya. Tetapi ternyata itu semua hanyalah omongan belaka mereka masih ada di dunia hiburan tetapi dengan versi yang berbeda, mereka mencoba memasuki ke dunia akting. Masing-masing personel mencoba hal-hal baru itu dengan tujuan positif yaitu untuk membahagiakan para fansnya yang bernama SMASHBLAST. Mereka menggali kreativitasnya dengan cara yang berbeda di luar pekerjaan mereka yang sebenarnya sebagai penyanyi dan musisi. Mereka lakukan itu semua dengan proses yang tidak mudah membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mematangkan karakter masing-masing personel sebagai watak yang mereka perankan, tetapi berkat multitalenta yang mereka miliki segala pekerjaan apapun bisa mereka lakukan dengan baik dan matang. Segala sesuatu yang baru pasti merasakan yang namanya gugup tetapi dengan tekad yang kuat dan siap untuk menjelajahi dunia baru kepercayaan diri mereka pun muncul tanpa ada rasa malu dan gugup lagi.

Di tahun sebelumnya SMASH yang beranggotakan Bisma, Dicky, Rangga, Rafael, Reza, dan Ilham ini sudah pernah mencoba dunia akting di serial salah satu stasiun tv, jadi dengan ditawarkannya untuk mencoba berakting kembali dengan senang hati dan semangat mereka menerima tawaran itu. Berbagai macam pekerjaan yang mereka tekuni saat ini buka berarti SMASH meninggalkan pekerjaan sebelumnya yaitu boyband, pengalaman demi pengalaman yang belum pernah mereka alami dapat dirasakan saat ini dengan pekerjaan yang baru. Para fansnya (SMASHBLAST) selalu mendukung apapun yang mereka kerjaan, apapun yang mereka harapkan untuk ke depannya demi kemajuan nama mereka yaitu SMASH.

Dengan kasus ini telah didapatkan menurut teori Psikologi terutama teori Kepribadian yang diangkat dari teori Gordon Allport. Teori ini dijelaskan bahwa seorang individu memiliki kepribadian yang matang, mempunyai pengalaman baru, mengalami setiap kejadian yang dialami oleh individu, selalu percaya pada diri sendiri, bebas untuk mencari pengalaman, dan kreatif. Sama seperti boyband SMASH yang mempunyai tekad yang kuat, kepribadian yang matang untuk terus maju demi kesuksesan mereka, mereka mencoba mencari pengalaman baru dan selalu melakukannya dengan rasa percaya diri, ini semua memang mereka lakukan hanya demi para fans mereka agar tetap selalu mendukung karier mereka sampai kapanpun.

Thursday, December 19, 2013

Happy Anniversary BISMANIAC


#3KATADARIKITA :

~ Ketulusan, Kesetiaan, Kebersamaan
~ Aku, kamu, SATU
~ Senyum semangat BISMANIAC
~ Tetaplah seperti ini
~ BISMANIAC itu KELUARGA
~ BISMA itu GURU
~ DAMAI itu indah
~ CINTA itu tulus
~ KEBERSAMAAN itu bersyukur
~ RESPECT itu menghargai
~ PEACE, LOVE, RESPECT
AND
~ WE HEART YOU
+bisma karisma 

Sunday, December 1, 2013

Hasil Penulisan (Test Psikologi Online)

Biasanya test psikologi dilakukan oleh para psikolog dengan para client melalui bertatap muka, psikolog ini nantinya akan membaca atau melihat kepribadian si client tersebut dengan bantuan alat test yang sesuai permintaan si client. Tetapi, jaman sekarang sudah mulai canggih dan teknologi sudah mulai berkembang, sudah tidak ada lagi yang namanya melalui manual tetapi sudah mulai memakai cara cepat yaitu melalui test online. Mungkin agak berbeda dengan test-test yang secara manual atau melalui bertatap muka dengan si psikolog ini tetapi inti dari cara kerja dan hasilnya sama dengan cara sebelumnya. Dengan cara online tersebut mungkin kita bisa melihat hasilnya dengan cepat tanpa menunggu lama. Memang sudah banyak test-test psikologi melalui online ini yang beredar di internet mereka tidak mau tertinggal oleh jaman yang sekarang sudah mulai instant, dengan begitu orang-orang ingin memilih test melalui online daripada test melalui manual atau bertatap muka dengan si psikolog.

Psikologi & Teknologi Internet (Test Psikologi Online)

I. Pendahuluan
Membaca kepribadian adalah ilmu yang sangat menarik. Sebab kita secara alami tertarik pada diri sendiri. Selain itu, kita juga tertarik dengan hubungan sosial dengan orang lain, minimal dengan pasangan kita. Mungkin kita pernah mendengar tipe-tipe kepribadian seperti kholeris, sanguinis, melankolis & phlegmatis. Tipologi kepribadian tersebut dikembangkan oleh filsuf Yunani kuno bernama Hipokrates yang kemudian dilanjutkan oleh Claudius Galen. Ilmu membaca kepribadian seseorang memang bukan hal baru dan sudah dikembangkan beratus-ratus tahun lamanya. Namun, sampai hari ini belum ada teori maupun alat (tes) yang bisa menjelaskan 100% akurat mengenai kepribadian dan perilaku seseorang. Sebab manusia itu unik. Hampir tidak ada manusia yang sama satu sama lain, walaupun mereka kembar identik. Meskipun demikian setidaknya kita bisa menggunakan konsep hukum 20/80 dari Vilvredo Pareto. Kita bisa menggunakan alat ukur yang hanya mengukur 20% saja namun mampu mewakili sebagian besar (80%) aspek yang diukur. Dewasa ini, alat tes kepribadian mudah sekali kita jumpai dan sangat bervariasi. Mulai dari tes projektif seperti tes grafis (menggambar house, tree, person, & wartegg) serta tes Rorschach yang mengungkap alam bawah sadar manusia sampai dengan tes inventori/objektif yang mengandalkan kejujuran pengisinya.
Nah, di antara tes kepribadian inventori yang boleh dikatakan paling akurat, mudah digunakan dan banyak dipakai adalah MBTI (Myer Briggs Type Indicator). MBTI dikembangkan oleh Katharine Cook Briggs dan putrinya yang bernama Isabel Briggs Myers berdasarkan teori kepribadian dari Carl Gustav Jung.

II. Analisa & Pembahasan
Empat Skala Kecenderungan
MBTI bersandar pada empat dimensi utama yang saling berlawanan (dikotomis). Walaupun berlawanan sebetulnya kita memiliki semuanya, hanya saja kita lebih cenderung / nyaman pada salah satu arah tertentu. Seperti es krim dan coklat panas, mungkin kita mau dua-duanya tetapi cenderung lebih menyukai salah satunya. Masing-masing ada sisi positifnya tapi ada pula sisi negatifnya. Nah, seperti itu pula dalam skala kecenderungan MBTI. Berikut empat skala kecenderungan MBTI;

1. Extrovert (E) vs. Introvert (I).
Dimensi EI melihat orientasi energi kita ke dalam atau ke luar. Ekstrovert artinya tipe pribadi yang suka dunia luar. Mereka suka bergaul, menyenangi interaksi sosial, beraktifitas dengan orang lain, serta berfokus pada dunia luar dan action oriented. Mereka bagus dalam hal berurusan dengan orang dan hal operasional. Sebaliknya, tipe introvert adalah mereka yang suka dunia dalam (diri sendiri). Mereka senang menyendiri, merenung, membaca, menulis dan tidak begitu suka bergaul dengan banyak orang. Mereka mampu bekerja sendiri, penuh konsentrasi dan focus. Mereka bagus dalam pengolahan data secara internal dan pekerjaan  back office.

2. Sensing (S) vs. Intuition (N).
Dimensi SN melihat bagaimana individu memproses data. Sensing memproses data dengan cara bersandar pada fakta yang konkrit, praktis, realistis dan melihat data apa adanya. Mereka menggunakan pedoman pengalaman dan data konkrit serta memilih cara-cara yang sudah terbukti. Mereka fokus pada masa kini (apa yang bisa diperbaiki sekarang). Mereka bagus dalam perencanaan teknis dan detail aplikatif. Sementara tipe intuition memproses data dengan melihat pola dan hubungan, pemikir abstrak, konseptual serta melihat berbagai kemungkinan yang bisa terjadi. Mereka berpedoman imajinasi, memilih cara unik, dan berfokus pada masa depan (apa yang mungkin dicapai di masa mendatang). Mereka inovatif, penuh inspirasi dan ide unik. Mereka bagus dalam penyusunan konsep, ide, dan visi jangka panjang.

3. Thinking (T) vs. Feeling (F).
Dimensi ketiga melihat bagaimana orang mengambil keputusan. Thinking adalah mereka yang selalu menggunakan logika dan kekuatan analisa untuk mengambil keputusan. Mereka cenderung berorientasi pada tugas dan objektif. Terkesan kaku dan keras kepala. Mereka menerapkan prinsip dengan konsisten. Bagus dalam melakukan analisa dan menjaga prosedur/standar. Sementara feeling adalah mereka yang melibatkan perasaan, empati serta nilai-nilai yang diyakini ketika hendak mengambil keputusan. Mereka berorientasi pada hubungan dan subjektif. Mereka akomodatif tapi sering terkesan memihak. Mereka empatik dan menginginkan harmoni. Bagus dalam menjaga keharmonisan dan memelihara hubungan.

4. Judging (J) vs. Perceiving (P).
Dimensi terakhir melihat derajat fleksibilitas seseorang. Judging di sini bukan berarti judgemental (menghakimi). Judging diartikan sebagai tipe orang yang selalu bertumpu pada rencana yang sistematis, serta senantiasa berpikir dan bertindak teratur (tidak melompat-lompat). Mereka tidak suka hal-hal mendadak dan di luar perencanaan. Mereka ingin merencanakan pekerjaan dan mengikuti rencana itu. Mereka bagus dalam penjadwalan, penetapan struktur, dan perencanaan step by step. Sementara tipe perceiving adalah mereka yang bersikap fleksibel, spontan, adaptif, dan bertindak secara acak untuk melihat beragam peluang yang muncul. Perubahan mendadak tidak masalah dan ketidakpastian membuat mereka bergairah. Bagus dalam menghadapi perubahan dan situasi mendadak.

TEST PSIKOLOGI “MENGETAHUI WATAK ANDA”.

Untuk mengetahui watak atau sifat seseorang atau sifat diri anda sendiri, maka bacalah baik-baik suatu ilustrasi/cerita sebagaimana dibawah ini :
Umpamanya anda berdiri di tengah-tengah perempatan jalan dan berencana melanjutkan perjalanan. Ketika anda melihat ke barat, ada seekor harimau yang siap menerkam anda jika berani melalui jalan itu. Lalu anda melihat ke timur, dijalan itu nampak seekor ular besar yang siap memangsa anda jika berani melewati jalan itu. Lalu anda melihat ke arah lain yaitu utara. Disitu terdapat lautan besar yang harus anda lewati tanpa perahu/kapal.
Lalu anda melihat ke arah selatan, ternyata ada api besar berkobar-kobar amat tingginya. Kemanakah anda akan memilih arah perjalanan yang semuanya berbahaya? sedangkan berdiam diri tidak akan mungkin karena bisa mati kelaparan. Nah cobalah anda pikir dalam-dalam jalan manakah yang menurut anda harus dilalui? dari pilihan arah itulah maka watak/karakter anda akan terbaca.
1. Jika anda memilih jalan yang ada harimaunya
Maka sifat anda seperti harimau. Sabar, pendiam, tidak berbahaya jika tidak lapar. Orang yang memiliki sifat harimau dapat dijadikan teman asalkan dituruti kehendaknya dan ia nantinya bisa membuat orang celaka jika sudah tidak senang lagi orang tersebut.
2. Jika anda memilih jalan yang ada ularnya
Maka sifat anda seperti ular dimana akal dan pikiran anda itu berbelit-belit, inginnya menguasai orang lain. Harap berhati-hati dengan orang yang punya sifat seperti ini.
3. Jika anda memilih jalan yang terdapat lautan besar
Maka sifat anda seperti lautan. Walaupun tampak lemah, air memiliki kekuatan yang luar biasa. Anda tidak mudah ditipu oleh orang dan menunjukan sifat anda yang berfikir jauh dalam memecahkan suatu persoalan. Keinginan anda akan dapat dicapai setelah melalui berbagai macam rintangan. beruntunglah anda jika memiliki teman yang memiliki sifat air karena hidupnya manfaat bagi orang lain.
4. Jika anda memilih jalan yang ada api berkobar-kobar
Maka anda adalah orang yang memiliki kemauan keras, cepat mengambil tindakan akan tetapi anda lekas percaya kepada orang. Tidak jarang orang lain bisa celaka/mengalami kerugian karena menuruti nasehat anda yang datangnya tiba-tiba. Jadi anda harus berhati-hati dalam segala perbuatan/perkataan.

III. Kesimpulan
Test kepribadian sangat berpengaruh bagi jiwa kita, kepribadian kita. Dari watak, bentuk mimik muka, sifat, dan sebagainya bisa dibaca melalui test ini. Dengan begitu kita dapat mengetahui apa maksud dan apa inti dari semua kepribadian yang kita miliki saat ini. Banyak orang yang mengatakan ini adalah tahayul tetapi mungkin ini bisa menjadikan suatu gambaran kepribadian kita sebenarnya seperti apa dan bagaimana, mungkin saja kita bisa mengatasinya dengan cara lain agar terhindar dari hal-hal yang negatif.

IV. Referensi

Thursday, November 21, 2013

Hasil Penulisan (Plagiat dalam Internet)

Banyak cara yang kita lakukan tanpa menjiplak karya orang lain. Memang membutuhkan kreatifitas yang sangat tinggi tetapi di situlah point yang sangat penting bagi seorang seniman khususnya. Banyak seniman yang membuat hasil karya entah berupa tulisan, lukisan, dan sebagainya tanpa melihat orang lain. Membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk mencari inspirasi tetapi hasil tersebut nantinya akan menghasilkan karya yang sangat luar biasa dan orang lain akan senang, puas, dan bangga dengan hasil karya kita sendiri. Maka dari itu mulai dari diri kita sendiri, belajar untuk menciptakan sesuatu yang baru, salah bukan menjadi hambatan karena dari kesalahan kita, kita bisa tau dan mengerti sehingga kita dapat menghasilkan karya-karya yang lebih menarik.


Psikologi & Teknologi Internet (Plagiat dalam Internet)

I. Pendahuluan
Plagiat atau Plagiarisme internet adalah penciplakan atau penggunaansemula karyayangdidapati melaluilaman internet, menjadikan idea orang lain sebagai hak sendiri tanpa sebarang kredit diberikan kepada penulis asal dan karya asal. Kata ‘Plagiat’ itu sendiri berasal daripada perkataan bahasa Inggeris ‘Plagiarism’ yang terhasil daripada perkataan Latin, ‘Plagiarius’, dan perkataan Greek ‘Plagion’. Kata ‘Plagion’ ini membawa maksud menculik atau mencuri sesuatu atau seseorang. Kamus Dewan pula mendefinasikan plagiat sebagai perbuatan meniru, mencontoh karangan (tulisan, hasil kerja orang lain) atau mengutip karangan orang lain (tanpa izin penulis asal). Plagiat juga dianggap sebagai mencedok, iaitu mencedok ciptaan orang lain dan menyiarkannya sebagai ciptaan sendiri. Dengan kecanggihan dunia Internet, segala informasi kini berada pada hujung jari anda sahaja! Internet menjadi sebuah perpustakaan yang lengkap, terdapat banyak bahan ilmiah yang boleh digunakan sebagai sumber rujukan oleh segenap lapisan masyarakat. Atas ciri-ciri ini, tanpa disedari telah wujud satu budaya baru dalam masyarakat kita. Kecenderungan untuk melakukan plagiat melalui dunia internet kini telah berleluasa dan menular! Plagiat di Internet. Terlalu banyak aktiviti plagiat yang boleh dilakukan menerusi Internet. Antara aktiviti plagiat ini kebiasaanya melibatkan teks, perisian komputer, animasi – tidak kira dalam bentuk video, audio, grafik dan sebagainya. Terdapat juga aktiviti plagiat di mana teks daripada artikel, buku, blog, wikipedia dan jurnal ditiru. Beribu-ribu hasil carian seperti artikel, data dan gambar boleh didapati dengan hanya menaip kata kunci dan melakukan satu carian yang mudah. Hasil carian diperoleh dalam masa beberapa saat sahaja. Hasil carian kemudiannya boleh di salin tampal (copy-paste), di muat turun ke dalam komputer sendiri malahan ada yang sanggup bertindak lebih jauh lagi – dengan membayar bagi mendapatkan salinan karya tersebut. Bagi anda yang mahu melakukan plagiat, tiada sebarang kemahiran yang diperlukan. Apa yang anda perlu ada hanyalah kemudahan talian internet, kebolehan mengendalikan enjin carian di internet dan juga anda perlu mempunyai kemahiran asas dalam mengendalikan perisian komputer. Wallah! Senang bukan? Menurut wikipedia, terdapat 7 aktiviti yang boleh digolongkan sebagai tindakan plagiat:
  1. Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan anda sendiri
  2. Mengakui idea orang lain sebagai idea anda sendiri
  3. Mengakui penyelidikan, data dan uji kaji orang lain sebagai kepunyaan anda sendiri
  4. Mengakui karya kelompok orang lain sebagai hasil anda sendiri
  5. Menyajikan tulisan yang sama pada masa yang lain tanpa menyebut asal-usulnya (karya asal)
  6. Menyalin, meringkas dan menulis semula perkataan, ayat atau idea yang diperoleh daripada sumber lain dan menulis semula mengikut kefahaman anda sendiri. (sama ada menyebut atau tidak menyebut sumber asalnya)
  7. Melakukan terjemahan bahasa tanpa menyatakan sumber asal terjemahan tersebut.
II. Analisa dan Pembahasan
Plagiat Internet -- Budaya baru ancam kecemerlangan pelajar

BUDAYA plagiat daripada Internet dibimbangi akan menjejaskan kecemerlangan pelajar Melayu di institusi pengajian tinggi (IPT). Fellow Institut Kefahaman Islam Malaysia (IKIM), Shaikh Mohd. Saifudden Shaikh Mohd. Salleh berkata, walaupun perkembangan teknologi adalah petanda baik untuk menjana kecemerlangan tetapi ia turut membawa keburukan.
Oleh SALINA IBRAHIM
``Kerana itu pelajar perlu sedar, budaya cut and paste mesti dielakkan,'' katanya.
Beliau berkata demikian ketika membentangkan kertas kerja Teknologi Sebagai Pemangkin Kecemerlangan Di IPT pada Seminar Prestasi Pelajar dan Belia Islam, di Kuantan, baru-baru ini.
Ujarnya, teknologi boleh mempercepatkan pembelajaran seperti memudahkan penuntut berkomunikasi dengan pensyarah tanpa perlu bersemuka.
Bagaimanapun, beliau mengingatkan teknologi bersifat dinamik adalah `pedang bermata dua' yang `membunuh' jika disalahgunakan.
Dekan, Fakulti Ilmu Kemanusiaan dan Sains Kemasyarakatan, Universiti Tun Abdul Razak, Prof. Datuk Dr. Ibrahim Ahmad Bajunid, ketika memperkatakan kertas kerja Ke Arah Memupuk Budaya Pembelajaran Cemerlang: Memperluaskan Disiplin Bahan Bacaan Pelajar, menegur sikap pelajar Melayu IPT yang malas membaca.
``Di kedai buku, nampak lebih ramai pelajar bukan Melayu daripada Melayu,'' katanya.
Tambahnya, dalam struktur ekonomi dan masyarakat, pelajar bukan Melayu memilih IPT swasta kerana mereka tidak berharap untuk bekerja dengan kerajaan.
``Pelajar Melayu harus sedar hal ini,'' tegasnya.
Disebabkan peluang kerjaya sektor kerajaan kurang 10 peratus sahaja, katanya, pelajar harus mengambil inisiatif untuk melipatgandakan usaha bagi bersaing dalam pasaran swasta.
Pensyarah Pusat Bahasa, Universiti Teknologi Mara (UiTM), Khamsiah Hamidah Mobel, berkata, kelemahan bahasa Inggeris di kalangan pelajar Melayu di IPT berkait rapat dengan keyakinan mereka dalam akademik.
Ini kerana katanya, lemah bahasa berkenaan akan menjejaskan penguasaan mata pelajaran lain yang diajar dalam bahasa tersebut.
``Ini hakikat yang mesti diterima pelajar kita,'' katanya dalam kertas kerja Hubung Kait Penguasaan Bahasa Inggeris Dengan Keyakinan Diri: Faktor Penyumbang Kepada Prestasi Pelajar IPT.

Apa sih plagiasi itu?
Menurut Kamus Merriam-Webster Online, plagiarisme berarti :
  1. Mencuri dan meneruskan (ide, kata-kata dan bentuk lainnya) sebagai milik sendiri
  2. Menggunakan (hasil kerja orang lain) tanpa memberi kredit kepada si pemilik atau sumbernya.
  3. Pelaku pencurian
  4. Mengajukan sebuah ide sebagai ide baru dan orisinil dari sumber yang sudah ada.
Sederhananya, plagiat adalah tindakan kecurangan / penipuan, yang melibatkan pencurian pekerjaan orang lain dan kemudian melakukan penipuan tentang hal tersebut.
Masih membingungkan? Lebih sederhana lagi berdasarkan pencarian kamus di web bahtera.org, plagiat adalah : pengambilan karangan (pendapat dsb) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat dsb) sendiri, misal menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri; jiplakan.
Masih belum paham? Plagiat = Mencontek = Mencuri.
sitasi dalam dunia penulisan itu perlu. kredit : blaugh.com
Plagiat juga tidak hanya berarti mengkopi seluruh artikel dan digunakan serta diakui sebagai miliknya, namun juga berlaku pada penggunaan sebagian artikel, kalimat atau kata-kata tanpa memberikan kredit pada si penulis.
Pencantuman berbagai sumber pun bukan berarti sebuah tulisan diambil dan dikopi dari berbagai sumber melainkan mengacu pada sumber referensi yang dibaca penulis untuk kemudian disarikan dalam sebuah ide atau tulisan.
Apa artinya dan hubungannya dengan langitselatan? Seluruh artikel yang ada di langitselatan bebas untuk dibagikan dan digunakan oleh pembacanya tapi dengan mencantumkan kredit dan copyright kepada penulisnya atau memberikan taut balik ke langitselatan.
Kami sepenuhnya menyadari, kebebasan berbagi informasi tidak bisa dikekang namun bukan berarti kemudian dilakukan tanpa mematuhi etika penulisan dll. Dan aturan itu pun sederhana, cantumkan kredit pada si penulis.  Cantumkan sitasi anda pada pemilik tulisan dan dimana tulisan itu sesungguhnya dipublikasikan!
III. Kesimpulan
Plagiatisme sudah melanglang buana di dunia ini khususnya di dunia maya. Musik, karya tulis, dan sebagainya. Orang menganggap ini adalah suatu karya yang tidak seharusnya kita lakukan karena hasil karya tersebut adalah hasil karya orang lain dan dengan seenaknya kita menjiplaknya tanpa pemberitahuan. Maka dari itu kita seharusnya lebih kreatif dan berinovasi dalam menghasilkan suatu karya sebab dengan kita membuat hasil karya sendiri orang lain akan bangga kepada kita dan memberi apresiasi yang sangat luar biasa.
IV. Referensi